LiveChat

Selasa, 07 Juni 2022

Penuhi Kebutuhan Protein Harian Penganti Daging

Penuhi Kebutuhan Protein Harian Penganti Daging
Penuhi Kebutuhan Protein Harian Penganti Daging

Penuhi Kebutuhan Protein Harian Penganti Daging

Tips Orang Sehat - Beberapa orang mulai mengurangi konsumsi daging dan berusaha untuk mencari penggantinya. Beberapa hal seperti kesehatan dan lingkungan menjadi faktor utama seseorang mencari pengganti daging. Pengganti daging ini biasanya diseut dengan daging nabati.

Daging nabati istilah dari produk makanan yang meniru produk daging sebenarnya, namun berasal dari tumbuhan. Daging dapat menyebabkan gejala pencernaan seperti diare atau sembelit pada beberap orang. Faktanya bberapa bukti menunjukkan bahwa daging merah bisa meningkakan resiko kondisi pencernan yang disebut divertikulitis.

Untuk alasan inilah beberapa orang bahkan tidak bisa mengkonsumsi daging. Namun memilih daging nabati tidak boleh sembarangan. Penting untuk mengetahui nutrisi apa saja yang ada dalam daging nabati tersebut.

Bahan-bahan nabati merupakan sumber vitamin, mineral dan antioksidan yang semuanya memiliki manfaat untuk manajemen berat badan, diabetes, dan mikrobioma. Ini juga menunjukkan bahwa mereka bisa memantu mencegah berabgai masalah kesehatan seperti hipertensi dan penyakit kardiovaskular.

Dilansir dari Medical News Today dan Healthline, berikut ini adalah produk atau bahan makanan yang bisa dijadikan sebagai pengganti daging.

KiosCasino Agen SportBook, SlotGame, LiveCasino Terbesar

1. Tempe

Tempe adalah salah satu makanan khas indonesia yang terbuat dari kedelai. Tempe terbuat dari kedelai utuh yang dalam proses pembuatannya melalui proses fermentasi. Tempe seringkali dijadikan pengganti daging.

Karena tebuat dari kedelai utuh, tempe mengandung lebih banyak serat dan protein darpada tahu. Tempe juga mengandung probiotik yang baik bagi kesehatan organ pencernaan.

Tempe mengandung 319 kalori, 33.7 gram protein, 17.9 gram lemak, 184 mg kalsium, dan 4.48 mg zat besi. makanan ini juga merupakan sumber magnesium dan vitamin B-6 yang baik bagi tubuh.


2. Tahu

Tahu memiliki bahan dasar yang sama seperti tempa, yaitu kedelai. Namun jika tempe terbuat dari kedelai utuh, tahu terbuat dari susu kedelai yang dikentalkan untuk diambil dadihnya. Dadih tersebut ditekan lalu dipadatkan menjadi beberapa balok.

Tahu adalah sumber protein yang baik dan mengandung semua asam amino esensial yang dibutuhkan seseorang. Tahu juga memiliki rasa yang sangat ringan, sehingga untuk memasaknya hanya perlu membuat bumbu dengan menambahkan garam untuk memberikan rasa gurih. Tahu bisa digunakan sebagai pengganti telur.

Karena memiliki kalori yang rendah dan bebas gluten, tahu merupakan sumber protein yang penting bagi seseorang yang ingin mengganti daging menjadi daging nabati. Tahu memiliki banyak manfaat kesehatan yang baik untuk tubuh seperti meningkatkan fungsi ginjal, mencegah resiko penyakit jantung, mencegah kanker dan mencegah penyakit otak.


3. Seitan

penggant daging selanjutnya adalah seitan. Sebagian besar bahan dasar seitan terbuat dari gluten gandum. Gluten inilah yang menjadi protein utama pada seitan.

Proses produksi menghilangkan pati dari gandum, biasanya dengan membilasnya dengan air. Proses ini meninggalkan makanan padat protein yang memiliki tekstur mirip dengan ayam dan rasa yang ringan.

Meski pun bergizi, sitan aman dikonsumsi untuk orang yang memiliki penyakit seliak (celiac) dan tidak cocok untuk seseorang yang mengikuti diet bebas gluten. Beberapa produk sitan mengandung bahan lain seperti kacang-kacangan.


4. Jamur

Jamur secara alami memiliki rasa dagng dan gurih. Sehingga cocok digunakan sebagai pengganti daging. Sebab tidak seperti seitan, tempe dan tahu, jamur merupakan bahan makanan utuh yang masih belum diproses.

Jamur portobello bisa dipanggang sebagai pengganti burger atau dirilis dan dimasak dengan cara menumis. Jamur rendah kalori dan tinggi serat menjadikannya pilihan yang baik untuk orang yang mencoba menurunkan berat badan. Namun mereka tidak mengandung banyak protein.

Dalam 121 gram jamur portobello panggang mengandung 42 kalori, 6 gram karbohidrat, 5.2 gram protein, 0.9 gram lemak, dan 0.7 mg zat besi. Jamur bisa dimasak dengan pasta, salat, ditumis atau menggunakan jamur sebagai pengganti daging burger.


5 Nangka

Nangka telah banyak digunakan sebagai pengganti daging di kawasan Asia Tenggara. Nangka yang masih muda biasanya dimasak dengan santan yang biasa diebut sayur tewel.

Karena nangka kaya akan karbohidrat dan rendah protein, mungkin bukan pilihan terbaik jika ingin mencari sumber protein nabati. Namun ketika disajikan dengan makanan berprotein tinggi lainnya, hal tersebut membuat nangka menjadi pengganti daging yang baik.


6. Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan adalah sumber protein nabati yang terjangkau yang berfungsi sebagai penganti daging yang mengenyangkan. Sama seperti jamur, kacang-kacangan merupakan makanan yang belum diproses. Sehingga cocok bagi seseorang yang mencari makanan utuh.

Meskipun kacang adalah sumber protein nabati yang baik, mereka tidak mengandung semua asam amino esensial sendiri. Namun mereka tinggi serat dan sumber zat besi vegetarian yang bagus.

Makanan pengganti daging telah banyak diterapkan oleh banyak orang. Faktor kesehatan dan lingkungan bisa mempengaruhi hal tersbeut. Sehingga daging nabati hadir sebagai pengganti daging dengan tetap memberikan nutrisi yang hampir sama dengan daging.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.