LiveChat

Rabu, 26 Desember 2018

Beberapa Penyebab Air Seni Berbuih

Beberapa Penyebab Air Seni Berbuih

Kesehatan yang anda alami saat ini bisa di indikasikan melalui air kencing yang keluar, baik itu dari segi warna, bau atau hal lain yang terjadi pada keanehan pada air seni yang keluar.

Kita jarang mengetahui bahwa ketika air seni yang keluar ternyata itu berbusa. Munculnya busa atau buih pada urin tentu saja cukup berbeda dari biasanya dan dapat memberi idnikasi sejumlah kondisi kesehatan. Dan Berikut kita kaan membahas beberapa penyebab air seni yang berbuih.

Beberapa Penyebab Air Seni Berbuih



1. Aliran Air Seni Yang Keluar Terlalu Cepat
Kecepatan keluarnya air seni dapat mempengaruhi munculnya busa atau buih ketika mereka di keluarkan dari dalam tubuh. Ketika urin keluar dengan kecepatan tinggi maka akan memungkinkan munculnya busa.

"Beberapa busa yang muncul dari air seni bisa disebut normal dan dapat  dipengaruhi oleh seberapa cepat aliran air kencing tersebut keluar dan seberapa jauh perjalanan urin ini sebelum keluar dari toiletm" ujar Yankov Liss, Nephrologis, Newyork.

2. Kinerja Ginjal Yang Bermasalah
Munculnya air seni yang berbusa dapat disebabkan karena kerja ginjalg yang bermasalah. Ketika air seni tampak berbusa, hal ini dapat disebabkan karena kelebihan protein yang tidak mampu di saring oleh ginjal.

"Pada kondisi normal, saringan atau filter yang terdapat di dalam ginjal tidak akan melewatkan molekul protein dari darah dan berakhir menjadi urin," jela dr Liss.
KiosCasino.org

3. Dehidrasi
Air merupakan kandungan utama yang terdapat di dalam urin. Ketika anda tidak cukup banyak mengkonsumsi air maka akan menyebabkan dehidrasi yang kemungkinan besar membuat urin nantinya bisa menjadi berbuih saat di keluarkan.

"Semakin dehidrasi seseorang, maka urin semakin keruh karena tubuh berusaha untuk menyimpan air," ungkap dr Liss.

Hasilnya air kencing menjadi berbusa karena banyak kandungan, sedangkan kandungan airnya sendiri sedikit. Minum air bisa menjadi salah satu cara ketika kencing anda berbusa untuk mengetahui apakah buih ini disebabkan karena dehidrasi.

4. Diabetes atau Hipertensi
Pengaruh protein sangat berperan pada masalah ini. Baik itu diabetes maupun hipertensi dapat sangat memepengaruhi aliran  darah meuju ginjal dan menghambat fungsinya.

"Hal ini dapat meningkatkan tekanan yang berakibat adanya luka dan urin terkandung protein."

Untuk mengetahui apakah busa pada air seni diakibatkan oleh dua penyakit tersebut, penting untuk mengenali gejala-gejala lainnya. Jika memang sungguh terjadi maka yang paling terpenting adalah segera bekonsultasi dengan dokter.

5. Infeksi Kronis
Infeksi kronis seperti hepatitis atau HIV dapat meningkatkan kadar protein di dalam urin. beberapa infeksi dapat secara langsung menyerang filter yang berada di ginjal, sedangkan beberapa lainnya menyebabkan pembengkakan yang berakibat pada ginjal.

Jika anda memang memiliki berbagai penyakit kronis, maka dapat diperkirakan bahwa busa ini muncul karena hal tersebut. Untuk mengobati busa yang terkandung pada urin ini sebaiknya segera periksakan diri anda kepada ahlinya.

6. Kebiasaan Menggunakan Obat Perada Rasa Sakit
Penggunaan beberapa obat pereda sakit sepreti painkiller dapat membuat air seni menjadi lebih berbusa di bandingkan dengan biasanya. Dr Liss menyebut bahwa penggunaan hal tersebut dapat membuat seseorang memiliki kadar protein tinggi pada urin.

Pada bebreapa kasus, obat perada sakit ini dapta menghasilkan reaksi alergi yang menyebabkan radag pada ginjal. Oleh karena itu sebaiknya jangan menggunakan obat-obattan jenis ini dalam waktu panjang.

7. Penyakit Autoimun
Kondisi autoimun dapat meningkatkan tekana dan tegangan pada ginjal. Hal ini dapat berdampak cukup banyaknya proses penyaringan yang terjadi di dalam ginjal.

"Sama seperti pada infeksi kronis, kondisi autoimun dapat berakibat munculnya protein pada urin melalui sistem imun orang tersebut yang secara keliru menyerang filter pada ginjal." Terang dr Liss.

8. Kanker Darah
Myloma berlipat, secara khusus merupakan salah satu jenis kanker yang terbentuk pada sel plasma pada darah. Penyakit ini dapat menimbulkan munculnya protein tambahan pada urin.

Dr Liss menerangkan bahwa ketika terjangkit penyakit ini, antibodi yang di hasilkan tubuh karena kanker kemudian memunculkan protein pada urin. Namun penyakit ini cukup jarang terjadi dibandingkan dengan berbagai hal lain yang menyebabkan air seni menjadi berbusa.

Dari beberapa hal di atas ditenggarai sebagai penyebab munculnya busa pada air seni. Ada baiknya ita selalu menjaga kesehatan dengan melakukan olahraga dengan teratur dan memakan-makanan yang sehat serta jangan lupakan selalu cukupi kebutuhan air di dalam tubuh anda.

Baca Juga Artikel Lainnya:

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.