LiveChat

Kamis, 31 Maret 2022

Beberapa Perubahan Gaya Hidup Ini Wajib Di Terapkan Setelah Terkena Serangan Jantung

Beberapa Perubahan Gaya Hidup Ini Wajib Di Terapkan Setelah Terkena Serangan Jantung
Beberapa Perubahan Gaya Hidup Ini Wajib Di Terapkan Setelah Terkena Serangan Jantung

Beberapa Perubahan Gaya Hidup Ini Wajib Di Terapkan Setelah Terkena Serangan Jantung

Tips Orang Sehat - Masalah serangan jantung merupakan suatu hal yang menjadi ketakukan bagi banyak orang. Meski demikian, tidak semua serangan jantung berujung kematian, beberapa bahkan bisa menjalani hidup secara normal setelah mengalami serangan jantung.

Terdapat berbagai hal yang bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung. Serangan jantung berulang juga rentang terjadi ketika seseorang masih memiliki gaya hidup yang sama seperti sebelum mengalami serangan jantung.

Gaya hidup yang tidak berubah setelah mengalami serangan jantung bisa menyebabkan tekanan darah tetap tinggi serta lemak perut tetap banyal Hal ini bisa menjadi faktor yang menyebabkan serangan jantung bisa kebali terjadi.

Untuk mencegah terjadinya masalah berulang, terdapat perubahan gaya hidup yang perlu dilakukan setelah mengalami serangan jantung. Berikut Tips Orang Sehat akan membahas beberapa perubahan gaya hidup yang wajib dilakukan setelah terkena serangan jantung.

KiosCasino Agen SportBook, SlotGame, LiveCasino Terbesar

1. Banyak Bergerak

"Setelah serangan jantung, olahraga merupakan kunci untuk emngembalikan energi dan kesehatan kardiovaskular," terang Francisco Lopez-Jimenez, MD, dari MAyo Clinic.

"Hal ini juga dapat bermanfaat untuk membantu mengatur perasaan depresi dan cemas serta membantu agar bisa tidur lebih banyak," sambungnya.

Suzanne Steinbaum, MD dari Mount Sinai Heart menyarankan untuk melakukan aktivitas olahraga ringan selama 150 menit atau aktivitas olahraga berat selama 75 menit. Tiap dua atau tiga hari olahraga, jangan lupa beristirahat untuk pemulihan tubuh dan membantuk otot serta kekuatan.


2. Perhatikan Jenis Makanan

Konsumsi banyak sayrum buah, kacang-kacangan, polong-polongan, ikan, makanan berprotein serhat, serta makanan olahan susu rendah lemak.

"Penelitian menunjukkan manfaat kesehatan ketika jenis makanan sehat ini menggantikan makanan yang tidak baik bagi anda seperti makanan tinggi lemak jenush, makanan berkolesterol, lemak trans, serta kerbohidrat olahan," terang dr Steinbaum.

Makanan yang tidak ramah pada jantung ini bisa meningkatkan tekanan darah, perdangan kronis, serta tingkat kolesterol. Seluruh hal tersebut bisa menimbukan masalah jantung.


3. Berhenti Merokok

Asap rokok bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah sehingga penumpukkan lemak bisa muncul kembali.

"Hal ini juga menyebabkan darah 'lengket' dan rentan mengalami penggumpalan darah," terang Karol Watson, MD dari UCLA.

Kondisi ini tentu tidak ideal dan bisa memicu serangan jantung launnya. Mencari cara untuk berhenti merokok dengan cepat dan mudah bisa membantu sesroang agar lebih mudah dalam melakukannya.


4. Cari Cara Atasi Stres

Ketika seseorang mengalami stres, tekanan darah yang kita miliki bisa meningkat. Lebih lanjut, hal ini juga bisa menjadi penyebab minum berlebih dan kebiasaan tidak sehat lain yang mungkin dilakukan.

"Menemukan praktik sehari-hari yang bisa membantu mengaasi stres merupakan bagian penting dalam pemulihan," terang dr.Steinbaum.

"Baik berupa meditasi, pernapasan, yoga atau bentuk latihan lain, sangat penting untuk emmiliki rutinitas ini," sambungnya.

Jadwal tidur yang konsisten dan cukup bisa sangat membantu dalam mengatasi stres ini. Lebih lanjut hal ini bisa jadi cara mengatasi stres yang ampuh dilakukan.


5. Melakukan Rehabilitasi

"Rehabilitasi kardiak merupakan metode penanganan berbasis bukti dan bisa menurunkan kemaitan lebih baik dibanding intervensi jantung lainnya," terang Dr. Lopez-Jimenez.

Pada saat rehabilitasi ini, seseorang akan bekerja dengan tim perawatan kesehatan, spesialis olahraga dan nutrisi, terapis fisik, serta pakar kesehatna mental. Cara ini bisa membantu pasien kembali ke cara hidup yang tepat agar tidak kembali mengalami serangan jantung.

Sejumlah hal diatas penting untuk dilakukan terutama ketika seseorang pernah mengalami serangan jantung. Menekan faktor resiko penyebab masalah ini bisa sangat membantu mencegah kembalinya masalah ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.